Hand Made Jawa Barat

Pict : gabeboni.com

NEWSWANTARA – Kerajinan kulit Indonesia kini mulai tumbuh progresif dalam menyikapi persaingan di tingkat global. Persaingan industri yang semakin ketat khususnya sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan mendorong pelaku usaha untuk bisa kompetitif dalam menyikapi persaingan pada tingkat global.

Industri kerajinan kulit memang memiliki potensi yang sangat besar, dikarenakan industri tersebut dapat menghasilkan produk yang beragam, mulai dari tas kulit, sepatu kulit, dompet kulit, jaket kulit, aksesoris dari kulit, ikat pinggang hingga memungkinkan untuk pengembangan produk lainya.

Kerajinan sepatu kulit salah satu contohnya, kemampuan para pengrajin sepatu membuat sepatu secara manual dengan tangan (Hand Made Shoes) yang mampu menambah nilai pada produk yang di hasilkan. Tidak diragukan lagi bahwa pengrajin kulit di Indonesia memiliki kualitas, sebagai buktinya telah mengekspor ke hampir ke 27 negara di dunia, dengan pasar utamanya Amerika serikat yang hampir 46,16 persen.

Sentra kerajinan kulit di Indonesia lebih dikenal di Jawa Barat. Terkenal dengan kerajinan kulitnya, tepatnya di Cibaduyut yang setiap bulannya memproduksi produk sepatu kulit dalam jumlah besar dan didistribusikan ke daerah-daerah lain baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Pusat sepatu dan tas Cibaduyut disebut-sebut sebagai pusat penjualan sepatu yang terpanjang di dunia. Pertama kali diresmikan pada tahun 1989 oleh Presiden Soeharto dan langsung dijadikan sebagai daerah tujuan wisata.

Pict : tribunnews.com
Pict : tribunnews.com

Berbagai produk kerajinan kulit ini pun memiliki pangsa pasar yang hingga angka peminatnya terus bertambah setiap tahunnya. Selain Cibaduyut, Produk kulit buatan Garut memiliki kelas yang setara dengan produk kulit impor, harga yang lebih terjangkau hingga dimanjakan akan modifikasinya yang sangat beragam. Garut lebih di kenal dengan daerah peternakan domba dan dodolnya. Kepopuleran dodolnya menutupi produk kulit yang mampu bersaing dengan produk impor.

Tepatnya di Sukaregang, Garut – Jawa Barat, di Jalan sepanjang 500 meter banyak yang menawarkan barang berbahan dasar kulit asli yang memikat pecinta wisata belanja. Kualitas produk yang memiliki akan sebuah nilai karya, Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia (APKI) mengungkapkan bahwa pernah mendapat pesanan untuk membuat produk bemerek internasional seperti Crocodile dan Hush Puppies.

Siapa sangka, produk brand-brand kerajinan kulit dunia seperti tas, baju, jaket dan sepatu ternyata merupakan produk yang berasal dari Indonesia, khususnya dari daerah Garut, Jawa Barat. Sentra kerajinan yang terdapat di Jawa Barat ini bisa juga dijadikan sebagai destinasi bagi pelancong sekaligus untuk mempromosikan produk dari unggulan jawa Barat.

Karena untuk menembus pasar global di butuhkan promosi yang intens serta didampingi dengan kualitas produk yang sudah teruji. Mempromosikan produk Indonesia, membantu juga untuk meningkatkan perekonomian Indonesia khusus pengrajin di Jawa Barat.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz