Potensi Pertumbuhan Pasar Digital di Indonesia

Pasar digital di Indonesia
Industri E-Commerce Indonesia akan terus berkembang hingga beberapa tahun mendatang [Shutterstock]

NEWSWANTARA –¬†Pasar digital Indonesia saat ini tengah berkembang pesat seiring kenaikan pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan hasil riset yang dikeluarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Hingga 2016 terdapat 132,7 juta pengguna internet aktif atau naik 51,8% dari tahun 2014.

Bertumbuhnya pengguna internet di Indonesia juga dipengaruhi oleh jaringan konektivitas internet nasional yang terus membaik serta didukung dengan perkembangan investasi dan penyebaran TIK, termasuk adanya pasar digital yang saat ini sedang menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia.

Pasar digital Indonesia terus mengalami pertumbuhan setiap tahun di angka 30%-50% sejak tahun 2010 dan diharapkan terus tumbuh hingga 2020 mendatang. Pasar e-commerce di Indonesia merupakan masa depan dengan target untuk digital economic pada 2020 sebesar US$ 130 miliar atau sebesar 11% dari total GDP.

Baca Juga:

Saat ini sumbangan GDP dari e-commerce masih berada di bawah 10%, jika pemerintah terus mendukung kemudahan akses UMKM untuk terjun ke e-commmerce, bukan tidak mungkin jika nantinya sektor pasar digital akan mampu menyumbang sekitar 50% dari GDP negara.

Pencapaian 50% GDP tersebut sangat memungkinkan jika adanya bantuan dan dorongan pemerintah di sektor industri digital tersebut. Pemerintah kini fokus untuk memanfaatkan digital economic ke dalam tiga sektor, yaitu sharing economy, pengentasan UMKM, dan inklusi keuangan.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Komunkasi dan Informatika juga menargetkan pada tahun 2030, potensi pasar digital di Indonesia akan menjadi US$ 2,5 triliun. Dengan target Rp 2,5 triliun tersebut maka diharapkan 30%-40% GDP Indonesia berasal dari digital economic, salah satunya dari e-commerce.

Sekedar informasi, Pemerintah China sangat mendukung e-commerce sejak tahun 2003. Saat memasuki tahun 2010 ke atas, UKM di China yang terjun ke e-commerce, mampu menyumbang lebih dari 50% GDP China.

Di tahun 2030, Indonesia akan diproyeksikan berada di posisi 8 berdasarkan GDP dari Market Exchange Rate. Artinya GDP bisa meningkat dua kali dari sekarang.

Berdasarkan Market Exchange Rate, tahun 2016, GDP Indonesia sebesar US$ 950 miliar. Artinya, posisi Indonesia berada di posisi 16 untuk kawasan G20. Untuk target tahun 2020, diharapkan GDP Indonesia berada di angka US$ 1,2 triliun.