Mengulik Potensi Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan
Kantor Bupati Tapanuli Selatan [istimewa]

NEWSWANTARA – Istilah Tapanuli merupakan sebutan bagi daerah yang berada di pesisir pantai barat Provinsi Sumatera Utara. Berasal dari kata “Tapian Nauli” yang berarti sebelah barat, dibatasi oleh dataran Aceh Tenggara, Danau Toba dan pegunungan Bukit Barisan menyimpan sejuta potensi yang dihabis untuk dikulik. Terdapat 3 kabupaten dengan awalan tapanuli yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Utara.

Kabupaten Tapanuli Selatan, Wilayah yang memiliki ibukota kabupaten Sipirok terdiri dari 18 kecamatan. Sekitar 25% produksi gula aren berada di di provinsi Sumatera Utara tepatnya di tepatnya di Tapanuli bagian selatan.

Tapanuli selatan sangat potensial sebagai lumbung gula aren. Bahkan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara telah mencanangkan dua kabupaten tersebut sebagai sentra pengembangan gula aren menjadi gula semut (brown sugar).

Baca juga : membangkitkan kembali kepopuleran buah pala

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya di desa Paran Julu, Kecamatan Sipirok terdapat puluhan petani yang rata-rata mengusahakan 10-20 batang pohon aren. Petani gula aren di desa ini dalam sehari dapat menyadap sekitar 10-15 pohon aren yang mampu menghasilkan nira sebanyak 10-30 liter. Dalam satu minggu dari 30-100 liter nira yang dihasilkan, seorang parragat (sebutan untuk petani gula aren) dapat menghasilkan gula aren sebanyak 10-30 Kg.

Hasil usaha gula aren ini jelas merupakan suatu usaha yang sangat mungkin dilakukan dan sangat menjanjikan. Selain keekonomiannya cukup memadai, juga prospek pasarnya masih tak terbatas. Sekalipun penerapan teknologi dalam pertanian aren dan usaha gula aren belum  terlaksana dengan baik, tetapi hasil yang diharapkan sudah menunjukkan keuntungan.

Dengan demikian, tanaman aren layak menjadi pilihan untuk terus dikembangkan menjadi  tanaman produktif dalam rangka meningkatkan pendapatan petani  di Wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Perlu Pembinaan yang Intensif untuk Memenuhi Kebutuhan Gula Aren Domestik dan Ekspor

Selain aren, areal produksi salak yang terdapat di Kecamatan PSP Barat, PSP Timur dan Siais sangat memungkinkan untuk dioptimalkan. Luas pertanaman salak 13.928 Ha dengan produksi 236.793 ton / tahun. Areal pengembangan salak masih tersedia 15.000 Ha. Disamping itu permintaan buah segar cenderung konstan. Sehingga pengolahan buah salak sangat diperlukan.

Terdapat juga pengolahan Minyak Goreng dan Olekimia yang dipilih layak di kembangkan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Mengingat banyak terdapat kebun dan pabrik pengolahan kelapa sawit, hasil CPO dan pabrik pengolahan dapat menumbuh ekonomi Kabupaten Tapanuli Selatan yang dapat juga mendrong Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada bidang parawisata juga demikian, dilintasi oleh bukit barisan, sehingga diseluruh penampakannya pasti terlihat bukit di mana-mana dengan pemandangan yang mempesona.

Kabupaten Tapanuli Selatan banyak memiliki objek wisata yang menarik, antara lain Danau Buatan Cekdam (di daerah Pargarutan), Danau Siasis, Danau Marsabut, Pemandian Aek Parsariran (di daerah Batang Toru), Pemandian Aek Sijorni, bukit (tor) Simago-mago (sipirok), Istana Adat di Muara Tais, wisata kerajinan tenun kain ulos tradisional dan panorama alam yang sejuk di daerah sipirok.

loading...