Melacak Perkembangan Industri Startup Yogyakarta

Startup

NEWSWANTARA – Perkembangan startup di Indonesia kini telah menjadi tren tersendiri khususnya di kalangan anak muda. Banyak dari anak muda saat ini berkeinginan untuk memiliki sebuah bisnis tersendiri yang menggabungkan antara ide dan kreativitas dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Langkah besar bagi para pemuda untuk mendirikan sebuah bisnis startup tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berada di pusat ibukota Jakarta. Salah satu kota yang kini menjadi inkubator munculnya berbagai macam startup yakni Yogjakarta, Yogyakarta dinilai sebagai tempat yang ideal untuk mendirikan startup dengan berbagai macam alasan.

Industri Startup Yogyakarta berkembang secara pesat, Yogya dianggap sebagai kota yang ideal untuk mengembangkan bisnis startup karena biaya operasional yang kecil. Adapun alasan-alasan lain, seperti biaya SDM murah, melimpah, dan berkualitas. Juga bebas macet dan transportasi nyaman, serta akses internet yang terbilang cukup baik.

Ketika anda berada di Yogyakarta, anda mungkin pernah mendengar sebuah jargon “Buat aplikasi gampang sama anak Yogya, Harganya murah tapi berkualitas“. Salah satu bukti bahwa potensi SDM yang dimiliki Yogyakarta begitu mumpuni dalam mengembangkan sebuah startup digital.

Baca Juga:

Pemerintah daerah (Pemda) Yogyakarta juga menaruh perhatian kepada pelaku industri startup yang ada, sebut saja munculnya inisiatif dari Sri Sultan Hamengku Buwono X yang mengajak pihak Telkom untuk membuka pusat kreatif berbasis teknologi di Yogyakarta sebagai langkah mengembangkan potensi yang dimiliki anak muda Yogya.

Atas dasar itulah mengapa beberapa waktu yang lalu Gerakan Nasional 1000 Startup yang dipelopori oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika memilih Yogyakarta sebagai salah satu dari tiga kota pertama untuk menanamkan pola pikir kewirausahaan kepada para pemuda yang ada di Yogyakarta.

Menurut data yang dirilis Jogja Digital Valley, Yogyakarta tercatat memiliki sekitar 190 startup digital dengan pertumbuhan 30% setiap tahunnya. Basis startup yang ada di Yogyakarta juga mampu bersaing hingga level internasional. Sebanyak 59 startup menyatakan bahwa mereka memiliki orientasi pasar secara internasional.

Pembinaan dan pengembangan kapasitas kepada anak muda Yogyakarta melalui gerakan Gerakan Nasional 1000 Startup telah banyak mendorong anak muda di Indonesia agar tidak hanya jadi konsumen, tetapi juga jadi pemain (startup digital).

Dengan kapasitas SDM dan didukung oleh lingkungan yang kondusif, bukan tidak mungkin, potensi besar yang dimiliki Yogya yang notabennya sebagai kota pariwisata, budaya dan pendidikan, munculnya beragam industri startup Yogyakarta mampu menjadi nilai tambah tersendiri bagi daerah yang dijuluki sebagai kota pelajar.