Indonesia Akan Jadi Penghasil Listrik Energi Panas Bumi Terbesar Dunia

Sumber: Tempo.Co

NEWSWANTARA – Pemanfaatan energi terbarukan saat ini telah menjadi sebuah trend baru di dunia global yang tak dapat terhindarkan oleh setiap negara di dunia termasuk Indonesia, salah satu energi terbarukan yang tengah ramai menjadi pembahasan adalah energi panas bumi.

Seperti halnya antara tahun 1960-2013 kebutuhan energi sudah meningkat tajam di dunia dari 2,7 untuk 8,6 persen. Sementara itu cadangan bahan bakar minyak bumi telah menurun sekitar 94-81 persen.

Potensi geothermal panas bumi yang dimiliki Indonesia dapat dijadikan sebagai bahan bakar untuk membangun pembangkit listrik. Di Indonesia, untuk mendapatkan tenaga panas bumi tanpa harus melakukan pengeboran, hanya pada hitungan 0 kilometer energi panas bumi sudah dapat dimanfaatkan, yakni pada gunung-gunung vulkanik yang aktif.

Beda halnya dengan negara lain, seperti Swedia yang tidak memiliki gunung vulkanik, untuk mendapatkan tenaga panas bumi pemerintah Swedia harus melakukan pengeboran hingga kedalaman 5 sampai 6 kilometer kedalam perut bumi guna mencari sumber panas bumi.

Indonesia adalah negara kepulauan yang menjadi rumah bagi sekitar 127 gunung api aktif. Berada dalam satu jalur lempeng tektonik, Indonesia memanfaatkan panas magma menjadi tenaga penghasil listrik.

Jika hal tersebut berhasil dilakukan, Indonesia akan mampu menghasilkan 7.200 megawatt dari energi listrik tenaga panas bumi. Hal itu yang kemudian akan menjadikan Indonesia sebagai produsen nomor satu dunia untuk hampir seluruh sumber energi.

Seperti halnya Indonesia, negara Islandia yang merupakan negara dengan penduduk berjumlah 323.000 jiwa berada di atas area mantel bumi dengan sebagian besar mengandung material cair panas. Islandia telah menggunakan 13 persen energi panas yang untuk menghasilkan listrik.

Kedua negara tersebut beruntung memiliki sumber daya energi panas bumi yang cukup besar dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun yang membedakan keduanya terletak pada populasi manusia.

Indonesia adalah rumah bagi 250 juta orang. Saat ini, 88 persen dari kapasitas listrik yang digunakan berasal dari bahan bakar fosil. Hal itu yang kemudian menyebabkan adanya gas efek rumah kaca. Indonesia telah menjadi penghasil karbon terbesar ketujuh di dunia dan menyumbangkan 641 juta ton karbon dioksida setiap tahunnya.

Indonesia setidaknya memiliki 40 persen dari cadangan energi panas bumi yang ada di dunia. Hal itu yang kemudian menjadikan negara kepulauan ini menjadi sumber penghasil listrik terbesar ketiga di Bumi.

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dunia di bidang pembangkit listrik tenaga vulkanik. Berdiri di atas satu lempeng tektonik, Indonesia dapat memanfaatkan panasnya magma sebagai sumber penghasil listrik. Pemerintah Indonesia akan mendorong penggunaan energi panas bumi sebanyak 500 persen pada tahun 2025.

Untuk dapat menjadi pemimpin dunia di bidang pembangkit listrik tenaga vulkanik, banyak tantangan dan halangan yang harus dihadapi. Tidak seperti teknologi terbarukan lainnya, biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan rencana panas bumi masih relatif mahal jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

Sumber: iflscience


Baca Juga : 

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz