Kemudahan Berinvestasi Ternak Melalui Smartphone Dengan Aplikasi “Angon”

aplikasi angon
Berinvestasi ternak kini dapat dengan mudah dilakukan melalui smartphone

NEWSWANTARA – Jika kita kembali ke era 90-an pasti sebagian dari kita pernah mendengar dan memainkan sebuah permainan yang mewajibkan setiap pemainnya untuk memelihara hewan dalam bentuk digital yang saat itu terkenal dengan nama Tamagochi.

Saat ini permainan Tamagochi tersebut dapat diwujudkan secara nyata kedalam sebuah aplikasi digital dengan nama “Angon”. Konsep dari Angon tidak jauh berbeda dengan pemainan Tamagochi, Dengan aplikasi ini setiap member bisa memilih jenis hewan ternak, kambing atau sapi, yang akan diternakkan. Kemudian, membelinya, dan membayar biaya perawatan selama tiga bulan.

Untuk dapat berinvestasi ternak kambing dan sapi tak harus selalu punya kandang, bahkan pemilik bisa berinvestasi dengan mengoperasikannya seperti Tamagochi. Melalui aplikasi Angon sang investor cukup mengendalikan seluruh investasi ternaknya dalam smartphone, dengan return of investment (RoI) antara 5-10 persen dalam waktu tiga bulan.

Baca Juga:

Dalam aplikasi ini investor juga akan menerima laporan mengenai kondisi hewan ternak secara rutin setiap dua pekan. Yakni, mulai dari kondisi kesehatan, berat badan, hingga besarnya keuntungan yang akan didapatkan.

Kehadiran aplikasi Angon besutan PT Angon Indonesia ini akan memudahkan masyarakat yang hendak berinvestasi kambing atau sapi untuk kemudian dikelola para peternak berpengalaman yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Rintisan usaha digital ini yang telah berdiri sejak Oktober 2016 saat ini sudah memiliki kurang lebih 11.000 hewan ternak yang diternakkan pada sentra peternakan rakyat (SPR) swakelola mitra Angon serta 6 SPR milik sendiri tersebar di berbagai daerah. Seperti SPR Mukmin Mandiri Ambarawa Kabupaten Semarang, SPR Istana Domba Ciampea Bogor, SPR Sukoharjo, hingga SPR Raberas di Sumbawa NTB.

Aplikasi ini menawarkan tiga jenis investasi yakni Investor Kandang, Peternak Rakyat, dan Member. Jika mendaftar Investor Kandang, berarti akan bekerja sama dengan peternak rakyat untuk membangun usaha ternak domba atau kambing dalam bentuk penyediaan modal berupa kandang dan lahan, sementara pemeliharaan ternak dilakukan peternak rakyat.

Untuk member atau investor ternak, adalah orang yang membeli hewan ternak untuk ditingkatkan bobotnya sehingga meningkat pula harga jualnya. Ada pula anggota yang disebut sebagai Mitra Bisnis, yaitu pihak yang membutuhkan hasil ternak Angon.

Managing Director Indigo.id Ery Punta Hendraswara, Angon memperoleh sambutan positif dari investor pada ajang bisnis digital terbesar di Eropa, CeBIT 2017, yang berlangsung di Hannover, Jerman.  “Banyak investor asing tertarik menanamkan modalnya pada startup Angon ini,” katanya.

Aplikasi Angon juga telah memperoleh sambutan positif dari investor pada ajang bisnis digital terbesar di Eropa, CeBIT 2017, yang berlangsung di Hannover, Jerman. Dengan hadirnya aplikasi Angon ini tentunya menjadi sebuah keberhasilan yang mengagumkan ketika anak negeri bisa menciptakan aplikasi yang bisa diakui oleh dunia dan bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.