Direstorasi, Danau Rawa Pening Kini Kondisinya Jauh Lebih Bersih.

restorasi danau rawa pening
Restorasi Danau Rawa Pening oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). [ANTARA/Aditya Pradana Putra]

NEWSWANTARA – Kondisi danau Rawa Pening saat ini kondisinya jauh lebih bersih. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan restorasi Danau Rawa Pening, yang berlokasi di empat kecamatan, yaitu Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kurun 15 tahun terakhir (2002-2016), Danau Rawa Pening yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, mengalami penyusutan luasan efektif 820 hektare (sekitar 30 persen) dari luas awal 2.670 hektare menjadi 1.850,1 hektare. Hal ini terjadi akibat perubahan tata guna lahan pada hulu daerah tangkapan air serta pada badan danau sendiri.

Kementerian PUPR telah melakukan langkah penanganan yakni dengan pengendalian sedimentasi berupa pengerukan danau dan bangunan cek dam. Restorasi juga dilakukan dengan pembuatan tanggul pembatas badan air danau, serta pengendalian gulma air dengan pembersihan eceng gondok secara rutin dan penetapan zona sempadan danau.

Baca Juga: Usulan Untuk Menjadikan Dataran Tinggi Dieng Sebagai Geopark Kelas Dunia

Secara fungsional, danau ini memiliki peran penting sebagai sumber air bagi banyak keperluan, mulai dari irigasi, pembangkit energi (hydro power pada Sungai Tuntang), pariwisata, perikanan air tawar dan juga pengendalian banjir.

Meningkatnya jumlah dan luasan tanaman gulma seperti eceng gondok memberikan tambahan tekanan sedimentasi dan pencemaran. Bahkan pada 2016 menutup hampir 47 persen dari luasan danau sehingga terjadi pendangkalan yang serius. Pencemaran danau juga disumbang dari limbah penduduk, limbah ternak, dan limbah budidaya ikan yang berasal dari 600 unit keramba ikan.

Restorasi dengan alokasi anggaran Rp 187,5 miliar ini diharapkan fungsi danau sebagai reservoir alami dapat terpelihara seiring dengan terjaganya daerah tangkapan air. Hal ini guna menjamin secara lebih optimal dukungan terhadap berbagai fungsi ekonomi dan lingkungan yang ada diatasnya.

Danau Rawa Pening merupakan salah satu dari tujuh danau prioritas yang direstorasi oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali – Juana, Ditjen Sumberdaya Air. Danau lain yang direstorasi adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Tempe di Sulawesi Selatan, Maninjau di Sumatera Barat, Tondano di Sulawesi Utara, Limboto di Gorontalo, dan Danau Singkarak di Sumatera Barat dengan alokasi anggaran Rp 330 miliar.

Partisipasi masyarakat dan selaku pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam setiap upaya penyelamatan hutan, tanah dan air. Oleh karenanya keseimbangan ekosistem alam harus tetap dijaga demi kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz